Me being boring.

Hari ini agak terkejut sih. Sequence of information yang didapat hari ini agak mengejutkan. Jadi teman gue ada yang sedang berbahagia. Mereka awalnya bersahabat cukup lama. Sampai hari ini mereka memberi kabar bahwa mereka resmi menyandang status sebagai lover, a couple, as in a man and a woman. I was surprised, still am. But I am happy for them. Mereka berdua sahabat baik gue, mengenal gue lebih dari siapapun mengenal gue. Kita udah tau lah baik-buruknya masing-masing. Gue selama ini berpikir pertemanan ini udah sampe tahap dimana nggak bakal saling suka lagi, udah lewatlah masa yang kaya gitu. Kalaupun nyaman ya pasti nyaman sebagai abang/adek/saudara. Hari ini resmi pemikiran gue dipatahkan. Mereka berdua resmi pacaran. I am happy that they finally find each other. Gue tanya mereka "How come?" Salah satu dari mereka menanggapi "setelah jalan beberapa kali berdua, nyaman aja gitu rasanya." Damn, I remember how that feel.

Gue jadi mikir, now I know exactly kenapa sesusah itu lupa sama orang yang ada dalam pikiran gue. I remember how we were so close, I felt like I found my talking companion that I can bore my mind with and then out of nowhere, we were strangers once again. Gue sepertinya butuh closure. Gue butuh tau apakah selama ini yang merasa nyaman hanya gue sendiri? Apa dia nggak pernah merasakan hal apapun? because if that's the case, then something is totally wrong with me. I mean, udah sedeket itu tapi dia nggak merasakan bahkan sedikitpun rasa nyaman? Ada yang salah kan berarti sama gue?

Shit, it's always like this. Gue nggak tau apakah itu benar atau nggak. I don't even want to trigger my mind to think further than that because it always end up with me feeling sorry for myself. Temen-temen gue selalu bertanya kenapa masih mikirin itu-itu aja. Well, how can you forget the person who broke you?